PRESTASI SISWA

Prestasi Tahun 2026

Total siswa berprestasi dari seluruh unit pendidikan YABIS

94

Total Prestasi

12

TK

45

SD

20

SMP

15

SMA

2

STTIB

TPA IT YABIS

TPA IT YABIS

Menanamkan Fondasi Keimanan, Kemandirian, dan Keceriaan Sejak Usia Dini

KB IT YABIS merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang berkomitmen memberikan pengalaman pendidikan dan pengasuhan terbaik bagi anak pada masa awal pertumbuhan. Dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, kasih sayang, dan pembelajaran yang menyenangkan, KB IT YABIS hadir sebagai lingkungan yang mendukung anak untuk mengenal dunia, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan berbagai potensi sejak usia dini.

Pada masa awal kehidupan, anak membutuhkan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh perhatian untuk mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, serta kemampuan berpikirnya. Oleh karena itu, KB IT YABIS berupaya menghadirkan kegiatan pendidikan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak melalui pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan setiap peserta didik.

Pembelajaran Melalui Bermain dan Eksplorasi

Proses pembelajaran di KB IT YABIS mengutamakan pendekatan belajar melalui bermain (learning through play). Anak-anak diberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan sekitar melalui berbagai aktivitas sederhana, seperti bermain edukatif, bernyanyi, menggambar, mewarnai, mengenal warna dan bentuk, mendengarkan cerita, serta melakukan kegiatan motorik dan kreativitas.

Melalui kegiatan tersebut, anak didorong untuk mengeksplorasi hal-hal baru, mengembangkan rasa ingin tahu, serta melatih kemampuan motorik halus dan kasar. Pembelajaran dirancang agar anak dapat belajar secara alami tanpa tekanan, sehingga setiap pengalaman menjadi bagian dari proses tumbuh kembang yang menyenangkan dan bermakna.

Penanaman Nilai-Nilai Keislaman dan Pembiasaan Positif

Sebagai lembaga pendidikan Islam terpadu, KB IT YABIS memberikan perhatian terhadap pengenalan nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Anak-anak mulai dikenalkan dengan Allah SWT, ajaran Islam, doa-doa sederhana, bacaan Al-Qur'an, serta kebiasaan beribadah melalui kegiatan yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan mereka.

Selain pengenalan agama, pembiasaan perilaku positif juga menjadi bagian penting dalam kegiatan sehari-hari. Anak-anak dibimbing untuk belajar mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, berbagi dengan teman, menjaga kebersihan, serta membiasakan sikap sopan dan santun. Pembiasaan ini menjadi fondasi awal dalam membangun kepribadian yang baik dan berakhlak mulia.

Pengasuhan, Pendampingan, dan Perkembangan Anak

KB IT YABIS memahami bahwa setiap anak memiliki karakteristik, kebutuhan, dan tahapan perkembangan yang berbeda. Oleh karena itu, proses pendidikan tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar, tetapi juga memperhatikan aspek pengasuhan, kenyamanan, dan perkembangan emosional anak. Guru berperan sebagai pendamping yang memberikan perhatian, bimbingan, serta stimulasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Melalui interaksi yang hangat dan penuh kasih sayang, anak-anak didorong untuk mulai mengenal kemandirian, belajar berkomunikasi, berinteraksi dengan teman sebaya, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar keluarga. Lingkungan belajar yang ramah anak diharapkan dapat membantu mereka merasa aman, nyaman, dan semakin percaya diri dalam menjalani setiap aktivitas.

Mempersiapkan Generasi yang Berkarakter Sejak Dini

Melalui perpaduan pendidikan, pengasuhan, permainan edukatif, dan pembiasaan nilai-nilai Islam, KB IT YABIS berkomitmen mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Setiap kegiatan menjadi kesempatan untuk menanamkan fondasi keimanan, membangun kemandirian, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan sesama.

KB IT YABIS percaya bahwa pendidikan terbaik dimulai dari lingkungan yang penuh kasih sayang, perhatian, dan keteladanan. Dengan memberikan pengalaman belajar yang positif sejak usia dini, KB IT YABIS berupaya membantu setiap anak tumbuh menjadi pribadi yang ceria, mandiri, percaya diri, dan memiliki dasar akhlak Islami sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.