Workshop Tuntas Motorik, Gali Potensi Anak Didik

Momen Foto Bersama Instrukur Tuntas Motorik. (Foto: Ahmad)


yayasanyabis.or.id - Sebanyak 50 tenaga pendidik TK dan SD IT YABIS Bontang, mengikuti Workshop Tuntas Motorik yang  digelar di Gedung Aula Yayasan Yabis, Minggu (3/3).

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama antara Griya Parenting dan Bidang Pendidikan Yayasan Yabis ini, menghadrikan Bunda Ani dan Bapak Eko Ariyanto sebagai narasumber.

Kegiatan dimulai pada pukul 08:00 ini dibuka dengan acara ceremonial diantaranya do,a dan sambutan Kabid Dikdasmen Yayasan Yabis, dan dilanjutkan dengan dengan senam otak yang dipandu langsung oleh bapak Eko Ariyanto. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Kupas Tuntas Motorik pada anak. Mengusung tema Tuntas Motorik Investasi Sepanjang Hayat eko ariyanto mengatakan.

Golden Generation atau yang biasa kita sebut Generasi Emas akan terbentuk ketika anak berumur 5 tahun karena pada saat usia tersebut sebagian besar otak anak sedang berkembang atau dalam masa subur dalam perkembangan otaknya,mulai dari kepribadiannya, kemampuan sosialnya,dan kecerdasaannya nah untuk menjaga itu semua tergantung pada orang tua mereka sendiri ketika orang tua sadar akan pentingnya pendidikan dasar sejak dini pasti orang tua tersebut akan memasukkan kesekolah, sesuai dengan apa yang dikatakan bapak pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara konsep trias pendidikan Keluarga, Sekolah, Masyarakat.”

Ditambahkannya gadget yang saat ini seperti stimulan dalam tumbuh kembang anak, jika penerapannya baik maka akan baik, jika buruk maka system motorik anak akan buruk, anak lebih pasif, tertutup, dan anto social.

Selain dibekali teori seputar Motorik Anak, seluruh peserta mempraktekan bagaimana menghadapi anak-anak yang suka apatis, cuek, dan pendiam dikelas. Sehingga para guru-guru dapat mengetahu apa yang diinginkan anak.

Seluruh peserta pun diberikan kesempatan bertanya seputar problematika yang dihadapi selama menangani peserta didiknya maupun anak sendiri di rumah.

Wahyuningsih salah satu peserta mengutarakan persaaan bahagianya dapat bertemu dengan Bunda Ani dan Bapak Eko Ariyanto, beliau berkata “mengundang bunda sangatlah susah, kudu ngantri hingga berbulan-bulan. Kami tidak menyangka bunda yang seharusnya langung terbang ke Samarinda, bersedia mampir untuk membimbing kami, semoga ilmu yang di dapatkan hari ini, menambah perbendaharaan skill kami dalam mengabidkan diri kami di dunia Pendidikan, bukan hanya mencerdaskan namun membinging mereka menjadi manusia yang bermartabat.

 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.