Maknai HUT Kemerdekaan, SMA IT YABIS Gelar Lomba Lagu Perjuangan

Nampak semangat salah satu siswi SMA IT YABIS saat mengikuti lomba tarik tambang. (Foto: Andry Adhy Nugraha)


yayasanyabis.or.id - Kegembiraan menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-74 begitu dirasakan di SMA IT YABIS Bontang, jum’at (16/8)

Aneka lomba digelar untuk menyemarakkan kegiatan ini. Bertempat di halaman sekolah aneka lomba dilaksanakan. Diawali dengan breafing oleh Panitia Lomba, yang di wakili oleh Kepala Sekolah SMA IT YABIS.

Kegiatan pun dilanjutkan dengan Lomba tarik tambang, balap karung yang di ikuti seluruh siswa/siswi SMA IT YABIS.

Almisbah sebagai panitia merancang lomba yang melibatkan seluruh warga sekolah, misalnya setiap tim tidak dibatasi pesertanya ahkan diwajibkan siswa satu kelas bersama wali kelasnya tampil bersama untuk melihat kekompakan mereka.

Selain itu lomba lain juga diadakan agar warga sekolah kompak dan memaknai hari kemerdekaan sebagai perjuangan yang harua diisi dengan baik karena begitu susahnya para pahlawan merebut kemerdekaan dan membutuhkam kekompakan.

“Tujuan dari acara semarak HUT RI ke-74 tahun diharapkan peserta didik menjadikan pribadi yang tangguh, siap berkompetisi, dan membangun kekompakan antar siswa dan swluruh warga sekolah.” ungkap Agus..

Sementara itu, Eka salah satu siswa mengatakan “Acara ini membuat kami lebih mencintai Indonesia, lebih menghargai arti kemerdekaan.” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMA IT YABIS Badaruddin membenarkan jika kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan rasa cinta warga sekolah kepada Bangsa dan Negera yang kita cintai ini, “Bangsa ini butuh generasi yang cinta NKRI, sehingga semangat dalam mengembangkan dirinya terus bangkit” jelas ketua Ikatan Guru Indonesia Sulsel ini.

Selain itu, kata Badaruddin, maju mundurnya suaru bangsa tergantung genderasinya, sehingga memulai dari hal kecil seperti kekompakan dikelasnya akan menjadi pembiasaan kalau dia terjun di masyarakat. “Kita berharap tak ada lagi siswa yang tidak menghafal lagu kebangsaannya, begitu pula lagu perjuangan, dan mars sekolah” jelasnya. “Lagu kebangsaan ini sangat sakral, sehingga harus dijiwai oleh setiap generasi,” tambahnya.

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.